Wahyu Adji Setiawan – Ecamp Batch 31

Owner International Brand EvraWood, Eksportir

Project Info

Project Description

Pemuda yang lebih akrab disapa Adji ini adalah owner dari Evrawood, tas bergaya casual urban produksi Surabaya. Memulai usaha tas sejak kuliah, berawal dari menerima pesanan tas untuk seminar dan acara lainnya.

Usahanya sempat jatuh saat menerima order tas dari dosennya, order pengerjaan tas yang dijalankan makin meningkat. Bahkan saking optimisnya terhadap produk tas ini, tahun 2010 Adjie lagi-lagi memberanikan diri untuk membuat produk tas Ortiz yang ternyata telah ada yang terlebih dahulu menggunakan dan mematenkan brand tersebut.

Dengan kepopuleran brand Ortiz, tak ayal Adjie sempat mendapatkan kontrak dari pembeli sebanyak 6.000 tas selama setahun. Namun sayang belum genap setahun berjalan, produk tas Ortiz miliknya dihantam masalah yang pelik. Tepatnya pada pertengahan tahun 2010, Adji mendapat somasi dari pemilik merek sah Ortiz dari Spanyol untuk menarik dalam waktu dua bulan dengan ancaman denda sebesar Rp 7 miliar.

Tak ingin terkena sanksi, Adjie pun menarik semua produk dan terpaksa membayar denda Rp 600 juta kepada distributor karena tak bisa memenuhi kontrak yang telah disepakati. Namun dari kejadian ini Adjie mendapatkan hikmah dan pelajaran yang berharga tentang hak paten, semangatnya pun kembali terbakar pada saat Beliau mengikuti pelatihan Ecamp, Alumni ecamp batch 31 ini pun berjuang untuk bangkit kembali dengan membuat brand barubernama Evrawood dan tidak lupa di patenkann dengan merk sendiri dan memproduksi tas berkualitas sehingga bisa dipasarkan bukan hanya di Indonesia tapi juga telah mencapai mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Jerman dan beberapa Negara lain. Produk, strategi dan kepiawaiannya mengelola Evrawood lah yang mengantarkannya memperoleh juara pertama Wirausaha Muda Madiri 2014 untuk kategori Industri Kreatif.

Tips Sukses Evrawood

Menurut Adji, untuk menjadikan sebuah bisnis sukses, para pelakunya harus selalu mampu mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap peristiwa yang ada. Selain itu fokus, usaha terus belajar dan ketekunan merupakan tiga hal yang tidak boleh dilewatkan para pebisnis.

Terutama dengan fokus, menurutnya, setiap pebisnis memang harus fokus pada satu usaha dan mempelajari bidang usaha tersebut hingga menjadi ahli. Setelah menjadi besar dan benar-benar stabil, barulah bisa membuka bisnis yang baru.