Kesuksesan Berarti Lebih dari Sekedar Menghasilkan Uang (Part 1)

Kesuksesan Berarti Lebih Dari Sekedar Menghasilkan Uang (Part 1)

Kesuksesan berarti melakukan yang terbaik yang dapat kita lakukan dengan apa yang kita miliki. Kesuksesan adalah suatu proses, bukan hasil akhir-mengenai mengusahakannya, bukan keberhasilannya.

— WYNN DAVIS

PENEMUAN TERPENTING DALAM KEHIDUPAN

Apa itu arti kesuksesan? Bagaimana sukses itu? Apakah menjadi CEO salah satu perusahaan dalam daftar Fortune500? Pulang ke rumah mengendarai Mercedes, atau Ferari yang pertama kali dibeli? Menang Lotere? Memenangkan hadiah utama kuis Who Wants to Be a Millionaire? Bukan salah satu dari hal-hal tersebut. Sebenarnya kehidupan ini bukan semata-mata untuk uang, dan ada hakikat dari kehidupan itu sendiri. Ada dua penemuan penting dalam kehidupan ini: perasaan damai dan perasaan berharga dalam diri sendiri. Jika kita memiliki dua hal ini, kita akan mulai menikmati kehidupan lebih dari apa yang kita alami sebelumnya.

Jadi, apakah arti penemuan penting ini? Bagaimana caranya menjadi orang yang sukses? Apakah ada kiat-kiat khusus menjadi orang sukses? Pastinya ada. Tapi kita tidak akan menemukannya terbungkus rapi dalam sebuah kemasan yang diiklankan di televisi, atau yang tersebar dijual di toko-toko. Sebenarnya ini bukan hal yang baru, bukan rahasia, bukan juga hal yang ajaib. Semua itu adalah hal yang sudah kuno, sangat sederhana dan lugu. Namun manjur.

Dari berbagai jalan kehidupan yang telah kita lewati untuk mencari “kehidupan yang berarti”, kita terkadang kembali ke tempat dimana kita memulainya. Sebuah penemuan yang dinamakan oleh Hal Ulbart nilai-nilai kebenaran kuno (tradisional). Sebagaimana dikatakan Edward Elbee dalam karya pentasnya The Zoo Story, “.. kadang kita perlu melakukan suatu perjalanan jauh yang menyimpang dari tujuan agar sampai ke tujuan yang sebenarnya dalam jarak pendek.

Prinsip-prinsip ini dapat membuat kita lebih memahami dan sekaligus mengalami arti kesuksesan yang sesungguhnya. Pepatah Swedia mengatakan kita menjadi tua dengan sangat cepat tetapi kita terlalu lambat untuk menjadi cerdas. Walau kita terlalu tua, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Orang yang cerdas di muka bumi ini adalah orang yang tahu bagaimana menjadi orang yang bahagia.

KESUKSESAN DAN UANG

Cukup sulit untuk kita memutuskan apakah uang adalah sesuatu yang baik atau buruk. Orang yang sukses sering diartikan bahwa dia adalah orang kaya, yang punya segalanya. Oleh karena itu uang pasti adalah hal yang baik. Tetapi kalau kata orang, uang tidak dapat membeli kebahagiaan. Jadi uang adalah hal yang buruk. Orang-orang kaya memberikan kontribusi/sumbangan jutaan bahkan miliaran untuk hal-hal yang bermakna. Jadi uang adalah hal yang baik. Tetapi kita juga sering mendengar bahwa uang adalah sumber segala kejahatan? Sekarang kita katakan bahwa uang adalah hal yang buruk. Jadi, apakah uang itu hal yang baik atau buruk?

Bukan keduanya. Akan tetapi karena kita hidup dalam masyarakat yang sering kali mengartikan uang dengan kesuksesan, maka kita perlu menelaahnya. Beberapa mitos mengenai uang perlu diklarifikasi, dan juga perlu ditempatkan pada sudut pandang yang pas. Ada dua poin penting mengenai uang:

  1. UANG BUKANLAH SESUATU YANG BURUK

Uang bukanlah sumber kejahatan, tapi mencintai uanglah yang menjadi sumber dari segala kejahatan. Pernyataan yang jelas sekali berbeda. Tidak ada yang salah dengan uang, tidak ada salahnya menginginkan uang, bahkan memilikinya dalam jumlah besar. Yang terpenting adalah bagaimana kita memperolehnya dan bagaimana kita menggunakannya. Kalau diperoleh dengan cara yang baik, halal dan jujur kemudian dipakai dengan cara yang bijaksana, uang dapat menjadi sumber untuk hal-hal yang baik. Dapatkah uang membeli kebahagiaan? Sebenarnya, akan lebih banyak kebahagiaan yang dapat dibeli oleh uang daripada oleh kemeralatan. Menjadi kaya bukanlah sesuatu yang salah atau tidak bermoral tetapi menjadi kaya bukan segalanya.

  1. UANG BUKANLAH SATU-SATUNYA UKURAN MENJADI SUKSES

Kita sering mendengar bagaimana orang-orang menjadi jutawan dan berapa banyak dari mereka yang menjadi miliader. Beberapa dari mereka berada di penjara. Kita ambil contoh pada skandal Enron perusahaan yang bergerak dalam bidang Energi di Amerika Serikat. Perusahaan ini dan para eksekutifnya pernah berada di puncak dunia. Tetapi tiba-tiba runtuh oleh cara-cara mereka menggapainya. Kerajaan bisnis mereka sekarang tinggal puing-puingnya saja. Seperti yang dikatakan oleh majalah Newsweek, “ketamakan para eksekutif”, keserakahan menjadi penyebab ribuan karyawan yang tidak berdosa kehilangan pekerjaan mereka dan sebagian besar tabungan hari tua mereka.

Tetapi ada juga dari mereka yang mendapatkan uang dalam jumlah besar secara legal dan berhasil mempertahankannya, menemukan hanya kekosongan yang tidak berarti apa-apa. Kelompok Tom Peters melakukan wawancara besar-besaran dengan ribuan eksekutif bisnis. Hampir setengahnya mengatakan walaupun mereka telah berjuang selama bertahun-tahun untuk mendapatkan target keuangan mereka, kehidupan mereka kelihatan “kosong dan tidak berarti”. 68% dari eksekutif senior tersebut mengatakan mereka telah menelantarkan kehidupan keluarga mereka untuk mengejar target-target keuangan ataupun karir profesional mereka.

Coba lihat, orang-orang ini mempunyai uang, kekayaan, kekuasaan, dan status. Kenapa mereka tidak bahagia? Karena memiliki semua itu tidak sama dengan kesuksesan. Mereka kehilangan esensi kehidupan, diperbudak uang dan segala sesuatu yang menyertainya. Kesuksesan adalah lebih dari sekedar menghasilkan uang. Jika kita menekankan pada betapa pentingnya uang, kita menghindarkan diri dari hal-hal lain yang dapat membuat kehidupan jauh lebih menarik, bermakna, dan memuaskan.

APAKAH ARTINYA MENJADI SUKSES?

Thomas Carlyle, seorang filsuf besar, pernah menulis, “Biarlah kita menjadi segala sesuatu yang sesuai dengan kemampuan yang diberikan pada saat kita diciptakan.” Kehidupan menjadi sebuah tantangan dan pembelajaran setiap harinya untuk mengembangkan kemampuan kita seutuhnya. Kita sukses apabila kita sampai pada pencapaian tertinggi apa pun dalam diri kita. Ketika kita memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki. Kesuksesan adalah suatu proses, bukan pada hasil akhir. Berikut ini adalah apa yang dilakukan oleh orang-orang sukses dalam beberapa wilayah terpenting kehidupan:

  • Orang-orang sukses menerima kehidupan apa adanya, dengan segala kesulitan dan tantangannya. Mereka tidak mengeluh melainkan beradaptasi dengan keadaan. Daripada menyalahkan situasi atau berdalih, mereka menerima tanggung jawab atas kehidupan mereka sendiri.
  • Orang-orang sukses mengembangkan dan mempertahankan sikap positif terhadap kehidupan. Mereka mencari hal yang baik dalam diri orang lain dan dunia. Melihat kehidupan sebagai serangkaian kesempatan dan kemungkinan, dan mereka selalumengeksplorasi kesempatan dan kemungkinan tersebut.
  • Orang-orang sukses membina hubungan baik. Mereka peka terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain, mereka menghormati orang lain. Mereka memiliki cara untuk menunjukkan sesuatu yang terbaik dari diri orang lain.
  • Orang-orang sukses mempunyai orientasi arah dan tujuan-mereka tahu ke mana tujuan mereka. Mereka menetapkan sasaran, mencapainya, kemudian menetapkan sasaran yang baru. Mereka menikmati setiap tantangan.
  • Orang-orang sukses mempunyai keinginan yang kuat untuk belajar: tentang kehidupan, dunia dan diri mereka sendiri. Mereka menikmati proses belajar sebagai kegembiraan, bukan sebagai beban. Mereka memperkaya kehidupan mereka dengan belajar hal-hal yang baru, dan terus mengembangkan diri mereka.
  • Orang-orang sukses adalah orang-orang yang selalu melakukan tindakan. Mereka selalu bekerja keras, dan tidak menyia-nyiakan waktu. Mereka selalu menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Mereka tidak pernah bosan oleh rutinitas karena mereka terlalu sibuk mencari pengalaman-pengalaman baru.
  • Orang-orang sukses memelihara dan mempunyai standar yang tinggi dalam perilaku personalnya. Mereka mengetahui kejujuran adalah bahan dasar utama bagi karakter seseorang yang baik. Mereka secara konsisten berlaku jujur baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial mereka.
  • Orang-orang sukses memahami perbedaan antara bertahan hidup, dan mereka selalu memilih yang terakhir. Mereka menghasilkan yang terbaik dalam kehidupan mereka karena memberikan yang terbaik dalam kehidupan mereka. Mereka menuai apa yang mereka tanam. Dan mereka menikmati kehidupan mereka seutuhnya.

POTENSI KITA UNTUK MEMPEROLEH KESUKSESAN YANG SESUNGGUHNYA

Dalam masyarakat kita sekarang ini, sangat banyak… orang-orang yang tidak pernah memenuhi potensi-potensi dalam diri mereka. Lingkungan mereka mungkin tidak memberikan stimulasi untuk mencapainya, atau mungkin pada kenyataanya menghambat pertumbuhan… Kekuatan, kreativitas, dan pertumbuhan kita sebagai suatu masyarakat bergantung pada kemampuan kita untuk mengembangkan bakat-bakat dan potensi-potensi dalam anggota masyarakat kita.

— JOHN GARDNER

Dalam Excellence Gardner menulis bahwa banyak dari kita yang tidak pernah sepenuhnya berkembang karena pengaruh-pengaruh lingkungan kita. Kita terlalu banyak dijejali dengan terlalu banyaknya pesan yang tidak ada hubungannya dengan kesuksesan yang sesungguhnya. Kita dipaksa mencari penyelesaian yang cepat dan bukannya dari dalam sumber daya kita sendiri. Kalau kita tidak mencarinya, kita tidak akan menemukannya, dan kemampuan kita tetap tersembunyi. Pada akhirnya, kita hanya melihat keterbatasan-keterbatasan, bukan kemungkinan-kemungkinan. Kalau kita menelaah ke dalam diri kita, kita akan menemukan semua sumber daya yang kita perlukan untuk meraih kesuksesan yang sesungguhnya.

Menjadi diri kita, dan berusaha menjadi seseorang sesuai kemampuan kita, adalah satu-satunya tujuan akhir kehidupan.

— ROBERT LOUIS STEVENSON

Oleh: Kiki A Larasati
Sumber: Buku Life’s Greatest Lessons,
20 Pelajaran Hidup Yang Berharga
Gambar: Google

http://yea-indonesia.com

Leave a Comment